STIE Pasundan Bandung

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Latest

Gedung Baru STIE Pasundan

E-mail Print PDF

Gambar Rencana Gedung Baru STIE Pasundan Jl. Turangga No 37-41 Bandung

Kegiatan Perkuliahan dan Administratif untuk sementara dipindahkan ke Komplek SMA Pasundan 3 dan 7

Jl. Kebonjati No 31 Bandung Telp 0224230376, 02279556999

Tempat Pendaftaran

1. Jl. Kebonjati No 31 Bandung Telp 022 4230376, 022 79556999

2. Jl. Turangga No 37-41 Bandung Telp 022 7303249

 

Last Updated on Tuesday, 26 July 2011 03:34

Website STIE Pasundan

E-mail Print PDF

Pada hari ini tanggal 22 Maret 2011 website STIE Pasundan www.stiepas.ac.id sudah bisa diakses kembali, akan tetapi sehubungan dengan adanya gangguan di Jardiknas maka untuk informasi nilai tidak bisa di akses melalui website ini.

Bagi mahasiswa yang bisa ingin mengakses nilai dapat dilakukan pada bagian akademik masing-masing PRODI

Atas gangguan ini kami mengucapkan maaf yang sebesar-besarnya.

Wassalam

 

Pasca Ketidaklulusan UAN

E-mail Print PDF
 

  Pasca Ketidaklulusan

   Oleh: Rofiq Rahman

DIBERITAKAN sebanyak 14.324 siswa SMA/MA/SMK di Jawa Barat harus mengulang UN, karena skor mereka tidak memenuhi syarat. Data yang diterima dari Dinas Pendidikan Jawa Barat menyebutkan, siswa yang mengulang UN di Jawa Barat tersebut terdiri atas 8.895 siswa SMK, 4.478 siswa SMA, dan 951 siswa MA. Ujian nasional ulangan SMA/SMK/MA akan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia pada 10-14 Mei 2010 (Pikiran Rakyat, 27 April 2010).

Sementara itu, peserta lain yang telah dinyatakan lulus UN meluapkan kegembiraannya dengan berbagai ekspresi, di antaranya dengan cara mencorat-coret baju seragam dengan cat semprot, melakukan konvoi di jalanan, dan ada juga yang mengekspresikannya dengan cara yang lebih positif, yaitu dengan cara mengadakan syukuran, baik di rumah maupun di sekolah, mengumpulkan bekas baju seragam mereka untuk disumbangkan kepada yang membutuhkan, juga ekspresi-ekspresi positif lainnya.

Di lain pihak, suasana yang terjadi justru sebaliknya, tidak ada kegembiraan, tidak ada gelak tawa, tidak ada ekspresi corat-coret baju dan konvoi kendaraan di jalanan seperti yang ditunjukkan oleh teman-temannya yang lain. Yang ada justru raut-raut muka yang dibalut dengan kesedihan, kekecewaan, marah, dan tentunya dibarengi dengan linangan air mata. Mereka adalah sosok-sosok yang dinyatakan tidak lulus UN tanggal 26 April kemarin.

Dan, semua itu adalah ending dari semua tahapan UN tingkat SMA dan sederajat yang diselenggarakan oleh pemerintah sebulan yang lalu. Siswa-siswi yang lulus, tentunya sudah mulai ancang-ancang berencana. Ke perguruan tinggi manakah mereka akan melanjutkan pendidikannya? Ke institusi mana mereka akan mencari pekerjaan? Atau pertanyaan-pertanyaan lain seputar apa yang akan mereka lakukan setelah mereka dinyatakan lulus. Tentunya, rencana-rencana tersebut belum akan dilakukan oleh siswa-siswi yang dinyatakan tidak lulus UN. Mereka terlebih dahulu harus menunggu kesempatan untuk mengikuti UN ulangan bulan Mei mendatang.

Bukan akhir

Ketidaklulusan siswa-siswi khususnya di Jawa Barat yang diumumkan hari Senin lalu, tentunya bukan akhir dari segalanya. Masih ada kesempatan bagi mereka untuk lulus UN dengan mengikuti UN ulangan pada 10-14 Mei. Serta ujian persamaan bagi yang belum juga lulus dari UN ulangan.

Sejatinya, UN yang diselenggarakan pemerintah kemarin adalah untuk mengukur seberapa jauh penguasaan siswa terhadap pengetahuan dan keterampilan yang diajarkan kepada mereka selama tiga tahun mengikuti proses pembelajaran di sekolah masing-masing. Dan sejatinya juga, bahwa kegagalan mereka (tidak lulus UN) bukan semata-mata seratus persen adalah kesalahan dan kegagalan siswa. Ada pihak-pihak lain yang secara langsung maupun tidak langsung memberikan kontribusi terhadap kegagalan mereka. Satu di antaranya adalah guru dan pihak sekolah.

Beri mereka motivasi, bangkitkan kepercayaan dirinya, dan yakinkan kepada mereka bahwa masih ada kesempatan! (Penulis, pemerhati dan praktisi pendidikan, tinggal di Soreang, Kab. Bandung)**

Last Updated on Wednesday, 05 May 2010 04:04

267 SMA/MA Kelulusan UN-nya Nol Persen, 4 di Jabar

E-mail Print PDF

JAKARTA, (PRLM).- Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) mencatat, ada 267 sekolah (SMA/MA) yang tingkat kelulusan Ujian Nasional (UN)-nya sebesar 0 %(nol persen). Sebanyak empat sekolah di antaranya berada di Jawa Barat.

Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh dalam keterangan pers di Gedung Kemdiknas Senayan, Jakarta, Selasa (27/4) mengatakan, total jumlah sekolah yang mengikuti UN SMA/MA tahun 2009/2010 sebanyak 16.467 sekolah.

Ke-267 sekolah (1,62 persen) yang tingkat kelulusannya sebesar nol persen itu meliputi 51 sekolah negeri (19,10 persen) dengan jumlah siswa sebanyak 2.604 orang (34,02 pesen) dan 216 sekolah swasta (80,90 persen) dengan jumlah siswa sebanyak 5.046 orang (65,98 persen).

Read more...

Milangkala ka 39

E-mail Print PDF

Dalam rangka Milangkaka ka 39, STIE Pasundan mengadakan serangkaian acara diantaranya :

1. Silahturahmi Civitas Akademika STIE Pasundan di Pantai Pangandaran pada hari Jumat s/d Sabtu tanggal 16-18 April 2010.

Acara ini diikuti oleh Mahasiswa STIE Pasundan Program Pascasarjana Magister Manajemen, Manajemen S1, Akuntansi S1 dan Akuntansi D3

2. Temu Reuni Akbar

Acara ini diikuti oleh seluruh ALUMNI AIK Pasundan A2 Pasundan dan STIE Pasundan untuk semua jurusan dan angkatan.

Untuk suksesnya acara tersebut, kami mengaharapkan partisipasi semua seluruh Civitas Akademika.

 

Download

Archive

KALENDER KEGIATAN

May 2012
S M T W T F S
29 30 1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31 1 2
You are here: Berita